2009-03-01

Kompor Jadul


Bu Ponirah (42) sedang mendorong sepedanya yang penuh dagangannya.Tanpa lelah mendorong sepeda, wanita yang sudah muda lagi ini terus menjajakan dagangannya yaitu anglo (alat masak tempo dulu). Anglo yang diambil dari desa Kasongan Bantul (desa pengrajin gerabah) akan dijual menuju ke kota Jogja yang jarak tempuhnya sekitar 15 km.
Anglo yang terbuat dari yang terbuat dari tanah lliat ini di jaman sekarang sudah sangat digunakan oleh masyarakat. Anglo sekarang sudah tersisihkan ole kompor minyak dan kompor gas untuk memasak.
Walau anglo sekarang sudah tidak selaris dulu, Bu Ponirah tetap di setiap harinya menjajakan dagangannya agar dapat mencari uang untuk bertahan hidup di jaman sekarang.

PANTUN Said:

“Baju merah, katanya jomblo.
Kompor murah, namanya anglo.”

Kompor Jadul Rating: 4.5 Diposkan Oleh: cakrukmania

6 comments:

  1. wah harus dilestarikan kompor jadul

    ReplyDelete
  2. susah gak sih ngidupin anglo tu, tapi masakan jadi enak lo kalo masak pake itu hmmm

    ReplyDelete
  3. Saat ini minyak tanah sudah susah didapat.Bukannya ngga ada.Kasihan ya.
    Tetapi yang namanya rejeki sudah ada yang ngatur. Ngga usah khawatir.
    Salam

    ReplyDelete


"Silahkan tuangkan komentar Anda pada Artikel ini"

Untuk menambah icon smile,Anda tinggal menulis kode icon. Bukan klik gambar icon.Terima kasih